Persis Solo Di Divisi Satu
Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) telah merilis pembagian grup kompetisi Divisi Satu Liga Indonesia. Sebanyak 66 tim akan berpartisipasi dalam kompetisi kelas tiga PSSI ini. Dari 66 tim tersebut, sebanyak 9 tim belum mendaftarkan keikutsertaannya ke BLAI, dan salah satu…
Baca SelengkapnyaPemain Tidak Datang, Sidang Belum Membuahkan Hasil
Tidak hadirnya eks Pemain Persis Solo di sidang komisi Disiplin terkait adanya dugaan usaha penyuapan yang di lakukan oleh Sekretaris Umum Pengprov PSSI Jateng Johar Lin Eng, pihak manajemen dan beberapa pemain Persiku membuat Komdis belum membuat keputusan.
Baca SelengkapnyaTiket Persiku Tertahan
Perseteruan Persis Solo dan Persiku Kudus ternyata masih berlanjut. Hal ini tentu saja erat hubungannya dengan laga babak Play Off Divisi Utama yang usai digelar beberapa waktu yang lalu. Babak Play Off yang sedianya meloloskan Persiku Kudus untuk bertahan di…
Baca SelengkapnyaPeties Kasus Suap PSSI
Peti es kasus suap
Serentetan kasus suap dan pengaturan skor membayangi perhelatan kompetisi sepak bola Indonesia di semua jenjang. Sayangnya, kasus tersebut tak pernah bisa dituntaskan PSSI di bawah komando Nurdin Halid. Kini, upaya kotor yang bertentangan dengan slogan FIFA tersebut kembali muncul.
Percobaan penyuapan yang dilakukan Manajer Persiku Kudus, Muhammad Ridwan, dan Sekretaris Umum Pengda PSSI Jawa Tengah, Johar Lin Eng, kepada beberapa pemain Persis Solo mencoreng babak play-off Divisi Utama yang digelar di Stadion Jatidiri, Semarang. Lagi-lagi PSSI berkeming. Mereka tidak bergerak cepat menuntaskan kasus yang memalukan tersebut. Ada kesan akan kembali dipetieskan seperti kasus-kasus sebelumnya.
Ya, dua hari sebelum pertandingan play-off antara Persiku Kudus melawan Persis di Stadion Jatidiri, Minggu (8/8), Ridwan dan Johar secara intrnsif menelepon beberapa pemain Persis. Ridwan dan Johar menanyakan permasalahan gaji para pemain Persis yang belum dibayar.
Kemudian keduanya merayu dengan menjanjikan akan memberikan sisa gaji yang belum dibayarkan, lalu ditawarkan juga bergabung dengan Persiku pada musim depan. Tapi, dengan catatan tidak boleh tampil pada laga play-off.
“Jelas saya tidak mau,” kata Nova Zaenal, striker Persis, tegas. “Selain saya, ada lima rekan saya yang juga ditelepon. Yang menelepon mengatakan kalau ia dari Pengda PSSI Jateng. Lalu, Manajer Persiku juga menelepon dan bahkan minta untuk bertemu. Tapi, kami berkomitmen membawa klub kami bertahan di Divisi Utama. Jadi kami menolak tawaran mereka (Ridwan dan Johar.”
Ketua Umum Persis, FX Hadi Rudyatmo, mengatakan kalau kasus ini sudah dilaporkan ke Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, Senin (9/8). Dan dalam waktu dekat, Persis juga akan melaporkannya ke Polisi. “Kami sudah berkonsultasi kepada pengacara kami, dan kami akan segera melaporkan mereka ke kepolisian,” ujar Hadi. “Kasus ini jelas sangat memalukan dan membuat kotor sepak bola Indonesia. Kalau Persiku tetap dinyatakan lolos, ini akan menjadi preseden buruk bagi PT Liga Indonesia dan PSSI. Saya pikir sudah saatnya persepakbolaan Indonesia direformasi total.”
Hadi menduga kalau pihak Persiku juga menyuap Persires Rengat. Kala itu, di play-off Persiku menang 5-1 atas Persires. “Masak dalam waktu empat menit bisa tercipta tiga gol? Ini tak masuk akal” ujar Hadi. “Kabarnya, Persiku berjanji akan memberikan dana kepada Persires.”
Komdis sendiri belum menanggapi kasus penyuapan ini. Alasannya, mereka masih libur puasa. Anehnya, tak ada satu pun anggota Komdis yang bisa dihubungi dan mau dimintai komentarnya. Bisa jadi, kasus suap ini akan kembali dibuat “abu-abu” seperti kasus dugaan penyuapan yang melibatkan Ketua Komdis Hinca Panjaitan dan Ketua Panpel Arema Indonesia, Abdul Haris.
“Tak ada keseriusan PSSI untuk memberantas suap karena faktanya banyak pengurus PSSI yang terlibat. Mulai dari pengaturan skor sampai ke siapa yang akan juara dan degradasi. Ini sudah sangat kronis,” kata Abu Bakar Assegaf, Ketua Umum Persekabpas. “Saya juga yakin kasus Persis tak akan dituntaskan. Apalagi, kompetisi sudah berakhir. Ini sudah tidak benar.
Rekaman Lensa Lawan Persiku
Berikut kami tampilkan momen-momen pada saat Persis Solo melawan Persiku Kudus dalam laga terakhir babak Play Off Divisi Utama:
Baca SelengkapnyaPasoepati Berterima Kasih Kepada Sang Jendral
“Selamat datang… Pak Kapolda! Selamat datang… Pak Kapolda!” Lirik lagu sederhana itu sontak terdengar seisi stadion ketika Irjen (Pol) Alex Bambang Riatmojo berjalan pelan menuju ke arah tribun Pasoepati sesusai pertandingan Persis Solo melawan Persiku Kudus di stadion Jatidiri Semarang,…
Baca SelengkapnyaTangis Kesedihan Seusai Pertandingan
Tangis para pemain Persis Solo langsung pecah ketika wasit meniup peluitnya tanda berakhirnya pertandingan antara Persis Solo melawan Persiku Kudus di stadion Jatidiri Semarang, kemarin sore. Bukan sebuah tangis bahagia bagi skuad Persis, melainkan tangis kesedihan yang harus diratapinya.
Baca SelengkapnyaPenuh Kontroversi, Persis Solo imbang Lawan Persiku
Babak Play off yang mempertemukan Persis Solo melawan Persiku Kudus kemarin sore (8/8) di stadion jatidiri semarang berkesudahan dengan skor 1-1 untuk kedua tim.
Baca SelengkapnyaKudus Waspadai Nova, Yanuar dan Kancil
Persiku Kudus secara terang-terangan menyatakan waspada terhadap ketiga pemain Persis Solo diantaranya Nova Zaenal, Yanuar Ruspuspito dan Eko “Kancil” Budi Santoso saat kedua tim bentrok pada penentuan “laga final” babak Play Off hari Ahad (8/8) besok.
Baca SelengkapnyaPasoepati Mengharapkan Kehadiran Kapolda
Perhelatan kompetisi sepak bola nasional yang berlangsung di wilayah Jawa Tengah bisa dibilang sangat menarik untuk disimak. Dalam satu tahun terakhir ini misalnya, beberapa kali dihebohkan dengan berita dari Kapolda Jawa Tengah, Irjen (Pol) Alex Bambang Riatmojo, yang turut “ikut…
Baca SelengkapnyaTur Semarang dengan Satu Warna
Kabar tidak mengenakkan datang dari kota Semarang sore kemarin. Dalam pertandingan hari kedua babak play off divisi utama yang mempertemukan tim Persiku Kudus melawan Persires Rengat berhasil dimenangi tim Persiku dengan skor akhir pertandingan 5-1. Tentu saja kabar tersebut seakan…
Baca SelengkapnyaLawan Persiku Diundur Sehari
PT Liga Indonesia (PT LI) mengumumkan rilis resmi bahwa pertandingan lanjutan babak Play Off Divisi Utama antara Persis Solo melawan Persiku Kudus ditunda perhelatannya sehari atau akan diadakan pada Minggu (8/8). Hal ini dikarenakan keputusan PT LI yang memindah laga…
Baca SelengkapnyaAsah Finishing Touch
Persis Solo terus asah finishing touch pada latihan sore tadi (5/8). Tanpa dihadiri oleh Direktur Teknik Hong Widodo dan Hendro Bawono, para pemain melakukan latihan dengan santai dan tanpa beban. Modal kemenangan 3-0 atas Persires Rengat cukup membuat Nova Zaenal…
Baca SelengkapnyaSore Ini Gelar Latihan
Persis Solo terus berbenah. Hal tersebut yang dilakukan Laskar Samber Nyawa untuk menghadapi Persiku Kudus pada laga terakhir babak Play Off Sabtu (7/8) ini. Setelah menghempaskan Persires Rengat dengan skor 3-0 pada laga pertama, Persis Solo sadar jika kekuatan Persiku…
Baca SelengkapnyaYanuar Ruspuspito, Satu Gol ini semoga Sabtu Cetak Gol Lagi
Si Kereta Laju itu kembali mencetak gol ketika berhadapan dengan Nana Onana, eks bek persikad depok yang kini memperkuat Persires Rengat, namun kali ini di ajang Play Off divisi utama 2010.
Baca SelengkapnyaBangga Memakai Atribut Sendiri
Kemarin (3/8) sore terdapat insiden kecil saat pertandingan babak Play Off antara Persis Solo melawan Persires Rengat di stadion Jatidiri, Semarang. Seorang suporter mencoba membakar syal dari pendukung salah satu tim yang berlaga di Liga Indonesia.
Baca SelengkapnyaFerry Anto, Ini Semua Untuk Pasoepati
Kemenangan Persis Solo atas Persires rengat kemaren sore (3/8) di stadion jatidiri memang terasa luar biasa, karena dengan banyaknya masalah yang menghiasi persiapan Laskar Sambernyawa.
Baca SelengkapnyaRekaman Lensa: Persis Solo vs Persires Rengat
Kemarin (3/8) sore adalah hari yang menggembirakan untuk Persis Solo dan Pasoepati. Bagaimana tidak, dalam pertandingan perdana babak Play Off menghadapi Persires Rengat di Stadion Jatidiri Semarang, Persis menggulung Persires dengan skor 3-0 dengan masing-masing gol dicetak oleh Budi Arianto,…
Baca SelengkapnyaPersis Solo Libas Persires 3-0
Bermain dengan materi pemain lokal dan persiapan yang mepet ternyata tidak menyurutkan semangat punggawa Laskar Sambernyawa untuk meraih kemenangan di Play Off divisi utama sore (3/8) tadi. Gol Budi ariyanto dipenghujung babak pertama menjadi awal pesta gol laskar sambernyawa ke…
Baca SelengkapnyaPersis Solo Siap Hadapi Persires Rengat
Pertandingan antara Persis Solo melawan Persires Rengat akan menjadi partai pembuka di Play Off divisi utama 2010. Kedua tim sama-sama mengusung target menang untuk menjaga peluang bertahan di divisi utama.
Baca SelengkapnyaNova Zaenal, Saya Yakin Pasoepati Loyal Tanpa Batas
Saya berharap Pasoepati mendukung kami di Play Off nanti, dan saya yakin pasoepati loyal tanpa batas. Kami (pemain) akan memberikan yang terbaik buat Pasoepati ” Nova Zaenal.
Baca Selengkapnya









“Bermain bola itu seperti perang dan saya hanya menjadi prajurit yang menunggu perintah dari komandan perangnya. Jika ingin memenangi peperangan, maka menangkanlah dulu medan pertempuran. Dan dalam pertempuran itu dibutuhkan pengorbanan. Itu prinsip sepak bola saya.”
Rusdiansyah, Pemain Belakang Persis Solo.



