Opini: Mbludhus Bukan Budaya Pasoepati
Sejak di berlakukannya larangan penggunaan dana APBD untuk menghidupi klub sepakbola profesional, suporter juga harus mulai belajar
Baca SelengkapnyaPersis Solo Tanpa APBD, Peran Pasoepati Semakin Besar
Di larangnya sebuah klub sepakbola professional menggunakan dana APBD untuk membiayai klub dalam mengarungi kompetisi seolah menjadi salah satu
Baca SelengkapnyaSiapkah Pasoepati Tanpa Ledakan Petasan di Stadion Manahan?
Berkaca dari banyaknya ledakan petasan di SUGBK selasa (6/9) saat berlangsung pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Bahrain, rasanya pasoepati
Baca SelengkapnyaKompetisi Profesional, Bagaimana Nasib Klub Asal Solo?
Workshop sepak bola Indonesia yang dihadiri oleh perwakilan Asian Football Confederatiion (AFC) Suzuki Tokuaki, Rabu (3/8) di Hotel Sahid Jaya,
Baca SelengkapnyaSampai Kapan Menunggu Stadion Manahan Bergemuruh Lagi ?
Stadion Manahan Solo seolah sudah hilang ke-angkeranya bagi lawan-lawan Persis Solo, terbukti hasil kalah di kandang seolah sudah menjadi hal yang biasa bagi tim berjuluk Laskar Samber Nyawa ini. Musim lalu, meskipun bermain di kandang namun Laskar Samber Nyawa hanya…
Baca SelengkapnyaSuara Suporter tentang KLB PSSI
Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI (9/7) yang berlangsung sukses di kota Solo menyisakan kenangan indah bagi pecinta sepakbola Indonesia. Solo memang seperti menjadi tempat yang indah untuk event yang di selenggarakan PSSI. Harapan dan curahan hati suporter menghiasi terpilihnya Djohar…
Baca SelengkapnyaPenonton Wanita, Bisa Membantu Peningkatan Pemasukan Klub Dari Tiket
Srikandi pasoepati, selalu menghiasi tribun Stadion manahan solo, sayang jumlahnya belum mengalami peningkatan yang signifikan Efek larangan penggunaan dana APBD untuk klub sepakbola profesional mulai tahun 2012 tentu membuat sejumlah klub kelimpungan untuk mendapatkan sponsor demi menjalankan roda keuangan klub.
Baca SelengkapnyaSiapkah Persis Solo Tanpa APBD Musim Depan
pasoepati, aset berharga Persis Solo dalam mengarungi kompetisi musim depan Mulai tahun 2012 Pemerintah Daerah di larang untuk memberikan subsidi dana APBD kepada tim Sepakbola profesional. Aturan ini tentu saja bagai petir di panasnya siang hari bagi klub yang selama…
Baca Selengkapnya2012 Klub SepakBola Tanpa APBD, Beranikah Pemerintah?
Dua tim asal Solo kembali menerima hasil buruk yang membuat hati pasoepati terluka. Persis Solo tahun ini mesti turun kasta ke divisi satu karena berada di posisi dasar klasemen akhir kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia. Solo FC yang berkompetisi di…
Baca SelengkapnyaTerima Kasih Wasit, Terima Kasih ANTV
Persis Solo semakin terjerembab di zona degradasi setelah kemarin sore (4/4) kalah 0-5 (WO) dari tim tamu persemalra Langur di Stadion Manahan Solo. Dengan kekalahan ini Laskar Sambernyawa semakin terpuruk di posisi juru kunci.
Baca SelengkapnyaMencoba Memahami Lirik Lagu Hymne Pasoepati
Sudah sebelas tahun Pasoepati menjadi suporter besar di Indonesia. Tidak pernah ada yang berani meragukan Loyalitas Pasoepati pada tim yang di dukungnya dan Timnas Indonesia.
Baca Selengkapnya11 Tahun Pasoepati, Beranikah Meninggalkan Rasis?
Hampir 11 tahun yang lalu, tepatnya 9 februari 2000 lahirlah kelompok suporter asal Solo dengan Julukan pasoepati. Suporter yang kala itu menjadi semangat terbentuknya komunitas suporter di Indonesia.
Baca SelengkapnyaLebih Bangga Dengan Jersey Timnas
Jangan mencampur adukkan sepakbola dengan kepentingan lain,urusan batik adalah urusan pemerintah atau elit politik negara ini, mereka yang seharusnya bertanggung jawab atas kecolongan batik yang di klaim negara lain, bukan atlit sepakbola, pelatih,atau supporter seperti kita ini.
Baca SelengkapnyaPasoepati Harus Berani Tinggalkan Rasis
Nyanyian rasis yang ditujukan Pasoepati kepada eks pelatih Persis Solo, Suharno, masih menyisakan tanda tanya. Suharno yang merasa tidak bersalah kemudian seakan mendoakan buruk untuk Persis Solo.
Baca SelengkapnyaButuh Motivasi Lebih
Kick off laga Persis Solo melawan Perseman hanya menyisakan 4 hari lagi. Penampilan atraktif yang sempat di tunjukan skuad Laskar Sambernyawa saat beruji coba dengan PSIS Semarang ternyata tidak bisa di pertahankan.
Baca SelengkapnyaDivisi Utama Atau LPI, Siap Totalkah Kita?
Di tengah jadwal kompetisi Divisi Utama musim depan yang belum jelas kapan akan di gulirkan, Ketua umum Persis Solo menyatakan bahwa beliau telah menerima telpon dari Andi Darussalam Tabusala bahwa Persis Solo tetap di Divisi Utama Musim depan (espos 19/10).
Baca SelengkapnyaPasoepati Harus Segera Bentuk DPP
Setelah mundurnya Wawan Sarwanto dan Bakuh sebagai duet Presiden dan Wakil Presiden Pasoepati, sampai saat ini Pasoepati belum juga mempunyai DPP, Presiden dan Wapres.
Baca Selengkapnya10 Tahun Pasoepati Butuh Refleksi
Sebagai salah satu suporter terbesar di Indonesia, Pasoepati selalu menjadi sorotan dari suporter lain. Baik aksi simpatik maupun aksi anarki, akan mendapatkan kritikan dari pihak lain.
Baca SelengkapnyaPerlukah Kopdar Pasoepati Edisi 2
Banyaknya aspirasi dari Pasoepati yang tertuang di pasoepati.net membuat kami selaku admin merespon positif atas apresiasi teman – teman pasoepati.
Baca SelengkapnyaPasoepati, Terus meretas Mimpi Di Manahan
Stadion bertaraf internasional ini seolah menjadi saksi bisu kebesaran dan kreatifitas pasoepati. Riuh suara nyanyian ribuan pasoepati dan warna merah yang selalu memenuhi sudut stadion Manahan.
Baca SelengkapnyaKopdar Pasoepati, Efektifkah?
Banyaknya usulan dari pasoepati untuk bertukar ide kreatif atau kopdar memang bukanlah ide yang mudah. Tidak adanya leader agar kopdar terlaksana membuat semua hanya sebatas wacana bagi sebagian pasoepati.
Baca SelengkapnyaSwastanisasi Atau Buat Klub Baru?
Melihat Persis Solo yang carut marut tentu membuat miris hati Pasoepati. Tanpa tujuan yang jelas tentu membuat Klub hanya terkesan sekedar iseng mengikuti Liga Indonesia.
Baca SelengkapnyaSolo (Seharusnya) Menjadi Barometer Sepak Bola di Jawa Tengah
Surakarta, adalah salah satu nama kota yang ada di provinsi Jawa Tengah. Dalam perkembangannya, kota Surakarta juga mempunyai nama lain yakni Solo. Solo merupakan salah satu kota terbesar yang ada di provinsi Jawa Tengah. Jika mau diurutkan, kota Solo bisa…
Baca Selengkapnya
















“Bermain bola itu seperti perang dan saya hanya menjadi prajurit yang menunggu perintah dari komandan perangnya. Jika ingin memenangi peperangan, maka menangkanlah dulu medan pertempuran. Dan dalam pertempuran itu dibutuhkan pengorbanan. Itu prinsip sepak bola saya.”
Rusdiansyah, Pemain Belakang Persis Solo.



