Band Pasoepati, We Are Pasoepati ( The Beef )
Kreatifitas dan Loyalitas Pasoepati memang tidak perlu di ragukan lagi, termasuk kreatifitas dalam membuat lagu bertemakan Pasoepati.
Baca SelengkapnyaJokowi, Dana Untuk PERSIS kemungkinan Ada
Kabar menggembirakan nampaknya mulai menghinggapi Laskar Sambernyawa karena kemungkinan Pemkot Solo sebagai pemilik Persis Solo, kemungkinan musim depan akan memberikan dana untuk Persis Solo.
Baca SelengkapnyaPerlukah Kopdar Pasoepati Edisi 2
Banyaknya aspirasi dari Pasoepati yang tertuang di pasoepati.net membuat kami selaku admin merespon positif atas apresiasi teman – teman pasoepati.
Baca SelengkapnyaYanuar Selangkah Menuju PSIM
Satu lagi penyerang Persis Solo dipastikan akan hengkang dari kota Bengawan. Dia adalah Yanuar Ruspuspito. Yanuar selangkah lagi akan menyusul rekan duetnya Ferry Anto yang lebih dulu memutuskan untuk bergabung ke PSS Sleman. Namun bukan PSS tim yang ia tuju,…
Baca SelengkapnyaDivisi Satu, Persis Solo “Di Buang ” Ke Jatim
Setelah kasus adanya dugaan indikasi percobaan penyuapan kepada beberapa pemain Persis solo saat Play off di semarang lalu menguap begitu saja , nasib Persis Solo belum juga beranjak membaik.
Baca SelengkapnyaR-21 Tahan Persis Jr
Persis Junior (Jr) berhasil menahan lawannya R-21 dengan skor imbang tanpa gol (0-0) pada pertandingan ujicoba yang digelar di stadion Sriwedari (27/8). Para pemain Junior tersebut tidak bisa memanfaatkan beberapa peluang terhadap R-21 yang merupakan Sekolah Sepak Bola (SSB) binaan…
Baca SelengkapnyaStadion Manahan Setelah Persis Degradasi
Hadirnya stadion megah serta klub sepak bola menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Solo. Sayang, krisis dana pada awal musim 2009-2010 membuat pengurus nyaris tak mengikutsertakan Persis dalam kompetisi. Tapi, melalui berbagai pertimbangan, Ketua Umum Persis F.X. Hadi Rudyatmo menjungkalkan berbagai…
Baca SelengkapnyaBLAI Targetkan Kompetisi Selesai Tahun 2010
Badan Liga Amatir Indonesia menargetkan kompetisi Divisi 1 selesai akhir tahun ini. Dengan membaginya sesuai letak geografis (jawa, sumatera, kalimantan, sulawesi) dalam 12 grup. Namun hal ini juga di pengaruhi oleh pilkada provinsi atau kabupaten/kota yang akan di selenggarakan di…
Baca SelengkapnyaPersis Jr Terus Berbenah
Menghadapi Piala Suratin Zona nasional yang akan segera bergulir, Persis Junior terus berbenah melakukan persiapan agar menuai hasil positif. salah satunya dengan melakukan ujicoba dengan PS AD Batik.
Baca SelengkapnyaAwali Kompetisi, Persis Solo Main di Banyuwangi
Klub kebanggaan wong Solo, Persis, akhirnya telah resmi ditetapkan oleh Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) sebagai salah satu peserta kompetisi divisi 1 musim depan. BLAI juga telah menetapkan sistem kompetisi divisi 1 dengan sistem turnamen kandang 5 putaran dan meninggalkan…
Baca SelengkapnyaFerry Anto Resmi Berbaju PSS Sleman Musim Depan
Di tengah kabar yang belum pasti tentang nasib Persis Solo di divisi utama musim depan, skuad laskar Samber Nyawa harus menerima kenyataan pahit ditinggalkan para pemainnya yang memilih berpindah ke klub baru. Ferry Anto meninggalkan kota Solo, Persis Solo dan…
Baca SelengkapnyaPersis Solo Dilirik 5 Pelatih
Persis Solo belum bersiap diri untuk menghadapi kompetisi musim depan. Pengurus skuad berjuluk Laskar Sambernyawa itu bahkan belum memastikan apakah akan merancang tim untuk berlaga di kasta Divisi I atau Divisi Utama. Namun Sekretaris Umum (Sekum) Persis Ruhban Ruzziyatno mengaku…
Baca SelengkapnyaPersis Solo Di Divisi Satu
Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) telah merilis pembagian grup kompetisi Divisi Satu Liga Indonesia. Sebanyak 66 tim akan berpartisipasi dalam kompetisi kelas tiga PSSI ini. Dari 66 tim tersebut, sebanyak 9 tim belum mendaftarkan keikutsertaannya ke BLAI, dan salah satu…
Baca SelengkapnyaPemain Tidak Datang, Sidang Belum Membuahkan Hasil
Tidak hadirnya eks Pemain Persis Solo di sidang komisi Disiplin terkait adanya dugaan usaha penyuapan yang di lakukan oleh Sekretaris Umum Pengprov PSSI Jateng Johar Lin Eng, pihak manajemen dan beberapa pemain Persiku membuat Komdis belum membuat keputusan.
Baca SelengkapnyaSatu Persatu Hengkang
Belum jelasnya keputusan PSSI mengenai nasib Persis Solo pasca melakoni babak Play Off waktu lalu membuat sebagian pemain mulai memutuskan masa depannya. Seperti yang kita ketahui, babak Play Off Divisi Utama yang sedianya dimenangkan oleh Persiku Kudus dan harus melemparkan…
Baca SelengkapnyaDian Rompi Masih Di Persis
Meskipun banyak pemain yang hengkang ke klub lain musim ini, tetapi ada beberapa pemain yang menyatakan tetap di Persis Solo. Salah satunya adalah sang penjaga gawang musim lalu, Dian rompi.
Baca SelengkapnyaTiket Persiku Tertahan
Perseteruan Persis Solo dan Persiku Kudus ternyata masih berlanjut. Hal ini tentu saja erat hubungannya dengan laga babak Play Off Divisi Utama yang usai digelar beberapa waktu yang lalu. Babak Play Off yang sedianya meloloskan Persiku Kudus untuk bertahan di…
Baca SelengkapnyaNova Zaenal, Resmi Ke PSIM Jogja
Setelah sempat mengambang tentang isu kepindahanya, akhirnya secara resmi Nova Zaenal akan memperkuat PSIM joga di kompetisi divisi utama musim mendatang.
Baca SelengkapnyaFerry Anto, Mengadu Nasib Di PSS Sleman
Striker yang musim lalu menjadi andalan lini depan Persis Solo, Ferryanto, sore kemarin tampak mengikuti seleksi pemain PSS Sleman di stadion maguwo harjo.
Baca SelengkapnyaMasih Tergantung Figur Presiden
Pasoepati sebagai salah suporter di Indonesia memang masih menyisakan banyak hal yang perlu di selesaikan, salah satunya adalah figur presiden yang nyata-nyata memang berpengaruh signifikan dalam tubuh pasoepati.
Baca SelengkapnyaPeties Kasus Suap PSSI
Peti es kasus suap
Serentetan kasus suap dan pengaturan skor membayangi perhelatan kompetisi sepak bola Indonesia di semua jenjang. Sayangnya, kasus tersebut tak pernah bisa dituntaskan PSSI di bawah komando Nurdin Halid. Kini, upaya kotor yang bertentangan dengan slogan FIFA tersebut kembali muncul.
Percobaan penyuapan yang dilakukan Manajer Persiku Kudus, Muhammad Ridwan, dan Sekretaris Umum Pengda PSSI Jawa Tengah, Johar Lin Eng, kepada beberapa pemain Persis Solo mencoreng babak play-off Divisi Utama yang digelar di Stadion Jatidiri, Semarang. Lagi-lagi PSSI berkeming. Mereka tidak bergerak cepat menuntaskan kasus yang memalukan tersebut. Ada kesan akan kembali dipetieskan seperti kasus-kasus sebelumnya.
Ya, dua hari sebelum pertandingan play-off antara Persiku Kudus melawan Persis di Stadion Jatidiri, Minggu (8/8), Ridwan dan Johar secara intrnsif menelepon beberapa pemain Persis. Ridwan dan Johar menanyakan permasalahan gaji para pemain Persis yang belum dibayar.
Kemudian keduanya merayu dengan menjanjikan akan memberikan sisa gaji yang belum dibayarkan, lalu ditawarkan juga bergabung dengan Persiku pada musim depan. Tapi, dengan catatan tidak boleh tampil pada laga play-off.
“Jelas saya tidak mau,” kata Nova Zaenal, striker Persis, tegas. “Selain saya, ada lima rekan saya yang juga ditelepon. Yang menelepon mengatakan kalau ia dari Pengda PSSI Jateng. Lalu, Manajer Persiku juga menelepon dan bahkan minta untuk bertemu. Tapi, kami berkomitmen membawa klub kami bertahan di Divisi Utama. Jadi kami menolak tawaran mereka (Ridwan dan Johar.”
Ketua Umum Persis, FX Hadi Rudyatmo, mengatakan kalau kasus ini sudah dilaporkan ke Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, Senin (9/8). Dan dalam waktu dekat, Persis juga akan melaporkannya ke Polisi. “Kami sudah berkonsultasi kepada pengacara kami, dan kami akan segera melaporkan mereka ke kepolisian,” ujar Hadi. “Kasus ini jelas sangat memalukan dan membuat kotor sepak bola Indonesia. Kalau Persiku tetap dinyatakan lolos, ini akan menjadi preseden buruk bagi PT Liga Indonesia dan PSSI. Saya pikir sudah saatnya persepakbolaan Indonesia direformasi total.”
Hadi menduga kalau pihak Persiku juga menyuap Persires Rengat. Kala itu, di play-off Persiku menang 5-1 atas Persires. “Masak dalam waktu empat menit bisa tercipta tiga gol? Ini tak masuk akal” ujar Hadi. “Kabarnya, Persiku berjanji akan memberikan dana kepada Persires.”
Komdis sendiri belum menanggapi kasus penyuapan ini. Alasannya, mereka masih libur puasa. Anehnya, tak ada satu pun anggota Komdis yang bisa dihubungi dan mau dimintai komentarnya. Bisa jadi, kasus suap ini akan kembali dibuat “abu-abu” seperti kasus dugaan penyuapan yang melibatkan Ketua Komdis Hinca Panjaitan dan Ketua Panpel Arema Indonesia, Abdul Haris.
“Tak ada keseriusan PSSI untuk memberantas suap karena faktanya banyak pengurus PSSI yang terlibat. Mulai dari pengaturan skor sampai ke siapa yang akan juara dan degradasi. Ini sudah sangat kronis,” kata Abu Bakar Assegaf, Ketua Umum Persekabpas. “Saya juga yakin kasus Persis tak akan dituntaskan. Apalagi, kompetisi sudah berakhir. Ini sudah tidak benar.
Catatan Redaksi Pasoepati.Net
Menanggapi berbagai usulan yang tertera di koment artikel Pasoepati.Net selama ini, kami sebenarnya tidak hanya diam saja dan menganggap sebagai angin lalu. Namun demikian kemampuan kami sebagai media ada batasandan etika yang tetap harus kami pegang.
Baca SelengkapnyaPersis Di Divisi Berapa?
Mengacu pada hasil Play Off divisi utama 2010 di semarang, maka persis solo akan bermain di kompetisi divisi satu liga Indonesia di bawah kendali badan Liga Amatir Indonesia (BLAI). Namun demikian manajemen belum berani melakukan persispan terkait keikutsertaan Persis Solo…
Baca Selengkapnya









“Bermain bola itu seperti perang dan saya hanya menjadi prajurit yang menunggu perintah dari komandan perangnya. Jika ingin memenangi peperangan, maka menangkanlah dulu medan pertempuran. Dan dalam pertempuran itu dibutuhkan pengorbanan. Itu prinsip sepak bola saya.”
Rusdiansyah, Pemain Belakang Persis Solo.



