Junaidi : Kami Kecolongan di Awal Pertandingan
Persis Solo gagal mencuri poin dalam lawatannya ke pulau Kalimantan usai mengalami kekalahan dengan skor tipis 1-0 atas tim tuan rumah Persepar Palangkaraya, Sabtu (28/1) sore.

Junaidi, meminta maaf atas kekalahan Persis Solo
Bermain tanpa kehadiran jendral lapangan tengah, Javier Roca, membuat kekuatan Persis sedikit tereduksi. Meski dua pemain asing Persis, Fernando Soler dan Michael Nbubuisi, telah diperbolehkan bermain dalam pertandingan tersebut, tetap saja Persis Solo masih gagal mengimbangi permainan tim tuan rumah.
Pelatih Persis Solo, Junaedi, mengakui bahwa timnya mengalami kecolongan di menit-menit awal pertandingan. Pelatih asal Banjarmasin ini sebenarnya sudah bisa membaca strategi tiga penyerang yang diturunkan oleh Persepar dan sudah menyusun taktik untuk mengantisipasi ketiga penyerang tersebut.
Hanya saja, karena sedikit kesalahan pemain, Persis pun kebobolan di 10 menit awal pertandingan.
“Pertandingan ini bagus, kedua tim bisa saling menyerang. Tapi kemudian kami kecolongan di awal babak pertama. Kami sebenarnya sudah mengantisipasi beberapa pemain mereka, terutama lini depan mereka yang diisi dengan tiga penyerang, satu pemain asing dan dua pemain lokal” ujar Junaedi di sesi jumpa wartawan seusai pertandingan.
“Kami sebenarnya sudah mengantisipasi tiga penyerang itu, tapi anak-anak malah lengah di awal pertandingan. Sehingga gara-gara sedikit kesalahan saja, langsung dapat dimanfaatkan Ahmad Faizal untuk mencetak. Itu saja kecolongan kita” lanjut Junaidi.
Tak cuma, Junaedi juga mengeluhkan spirit bertanding para pemainnya di pertandingan sore tadi. Menurutnya, jika saja spirit bertanding tim asuhannya bisa lebih tinggi, maka mungkin saja tim Persis Solo bisa meraup poin.
Beberapa peluang yang terjadi di sepanjang pertandingan yang gagal dimaksimalkan oleh para pemain Persis, juga menjadi perhatian khusus Junaedi.
“Kami mohon maaf belum bisa dapat poin. Kami sudah berjuang maksimal, para pemain juga sudah menunjukkan kemampuan terbaiknya. Mungkin jika spirit bertanding bisa lebih tinggi lagi sekitar 70-80% saja, saya yakin kami bisa dapat poin. Kami banyak peluang di babak pertama, di babak kedua juga ada. Hanya saja, para pemain bermain sedikit lambat, tidak sehebat seperti yang saya perkirakan. Tapi itulah sepak bola, terkadang rencana kami begini, tapi hasil berbeda,” sambungnya.
Ditanya terkait keputusannya yang membangku cadangkan Fernando Soler di babak pertama, Junaedi pun memiliki alasannya tersendiri. Dalam pertandingan sore tadi, penyerang asing tersebut seharusnya tidak dapat dimainkan karena alasan kebugaran sang pemain yang tidak fit.
Hanya saja, Junaedi tidak ada pilihan lain untuk tidak memainkannya mengingat timnya butuh penyerang tambahan untuk mengejar ketertinggalan.
“Soler itu sebenarnya tidak bisa main hari ini, tapi saya memaksa saja agar dia bisa bermain. Menurut dokter, Soler tidak bisa ikut bermain, tapi karena saya menginginkan dia harus main, ya saya harus paksakan dia bermain untuk menambah penyerangan,” pungkasnya. (adjiwae/nacha)














"Prinsip aku sepak bola itu adalah hiburan. Jadi target aku di setiap pertandingan, kalau bisa kita bertanding dengan memainkan pertandingan yang menarik, yang bisa menghibur dan dengan tujuan hasil kemenangan.”
Javier Roca, gelandang serang Persis Solo.




@Aremania kepajen:tiap orng pnya hak utk mmlih jd beda gak mslh yg pntng 1 tjuan..Pasoepati bsa kmpak bgni krn 1 tjuan liga rsmi hrga mati…msa bdoh mau pssi bbrok yg pntng liga y jlan..
Next bantai rembang..koyone lumayan kuat rembang bar nahan pss di maguwo
tetap semangat oe, kedepan benahi menit2 awal, jaga bola
Loyalitas pasopati memang terbukti, kami yang di Malang sekarang malah terpecah sam, kami rindu dengan AREMA yang dulu!
Yg trjadi jgn d sesali d ksempatan brkty jgn sampai terulang kembali n ambil poin penuh jgn beri ksmptn lwnmu _persis solo_by keane pasopati sejati jkt…
rapopo bang,sing ptg minggu ngarep hajar rembang
Keliling dunia maya smua tetap semangat wlaupun sore ini Persis kalah,tak ada yg menyalahkan dan disalahkan,manajemen,pelatih,pemain dan suporter satu tekad menuju Persis Solo Juara…
ayo..ayo semangat….
Gak pa2 bang jun…Yg pnting drcik lgi persis solo biar dpt rcikn yg solid,jitu,Kokoh n kuat..3 prtndngan kndang lwan rmbang,Cilacap n bksi dlibas hbis dptkn 9 poin.SAETAMA U/ ALL PASOEPATI INDONESIA
Spirit..
PSIR Rembang, tadi sore menahan imbang PSS di Sleman lho. Jangan anggap enteng
kowawa 
PSS tanpa 4 pemain pilarnya bro, tapi tetep waspada juga, jangan sampai meremehkan semua lawan,..
lha endi pertamax e?
minggu dpn psir aja buat pelampiasan! kOWAWA
Piye? M0sok kegolane menit awal terus, bang Jun
tetap berjuang persis SOLO
bantai rembang